pantai putih yang bikin lu betah di lombok
Kamu lagi cari pantai di Lombok yang pasirnya lembut banget, airnya biru turquoise, dan nggak terlalu ramai? Tanjung Aan adalah jawabannya. Pantai ber...
Kamu lagi cari pantai di Lombok yang pasirnya lembut banget, airnya biru turquoise, dan nggak terlalu ramai? Tanjung Aan adalah jawabannya. Pantai berbentuk bulan sabit ini punya vibe chill yang bikin kamu pengen linger seharian, entah buat surfing ringan, foto-foto aesthetic, atau cuma rebahan sambil denger ombak.
Lokasinya cuma sekitar 15-25 menit dari Kuta Lombok, pas banget buat basecamp pantai selatan. Di sini kamu bakal nemu dua jenis pasir dalam satu pantai: yang halus putih di satu sisi, dan yang unik kayak merica kecil di sisi lain. Kombinasi itu yang bikin banyak orang bilang, “Ini sih beda dari yang lain.”

Kenapa Tanjung Aan Selalu Jadi Favorit Anak Muda & Bule
Pasir putihnya yang panjang bikin mata segar setiap kali melangkah. Airnya jernih turquoise, pelan ombaknya, cocok buat swimming tanpa takut arus kenceng. Banyak bule yang datang ke sini bilang mirip pantai di Maldives atau Caribbean, tapi jauh lebih affordable dan nggak penuh sesak.
Aku pribadi suka dateng pagi-pagi atau sore hari. Pagi lebih sepi, airnya tenang, cocok buat foto golden hour. Kalau sore, kamu bisa nikmatin sunset yang warnanya pelan-pelan berubah jadi oranye ke ungu. Nggak heran banyak yang bawa kamera atau cuma HP doang buat konten.
Surfing Ringan yang Ramah Buat Pemula

Tanjung Aan bukan spot surf ganas kayak di Gerupuk, tapi justru ini kelebihannya. Ada A-frame wave di tengah teluk yang lembut, cocok buat beginner dan longboarder. Ombaknya nggak terlalu tinggi, apalagi di musim kering seperti sekarang (Mei 2026).
Banyak local boat yang siap antar kamu ke line-up dengan harga sekitar Rp100.000 per jam. Kalau cuma main di dekat pantai, cukup bawa bodyboard atau coba stand up paddle. Seru banget buat yang baru pertama kali coba surfing tapi nggak mau langsung yang ekstrem.
Spot Foto & Aktivitas Chilling Lainnya
Bukit Merese di ujung pantai adalah hidden gem-nya. Naik ke atas cuma butuh 10-15 menit trekking ringan, tapi view-nya gila: panorama seluruh teluk Tanjung Aan dari atas. Banyak yang foto di sini buat feed Instagram yang bikin iri temen-temen.
Di sepanjang pantai ada warung-warung bambu sederhana yang jual kelapa muda (Rp20-30 ribu), es kelapa, atau nasi goreng seafood. Sewa sunbed biasanya Rp50-100 ribu seharian, termasuk payung. Kalau mau snorkeling, kamu bisa sewa perahu lokal buat keliling pantai.
- Harga tiket masuk: Rp10.000 - Rp20.000 untuk motor/mobil (parkir)
- Jam buka: 24 jam, tapi terbaik pagi sampai sore
- Lokasi: Desa Pengembur, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah
Tips Biar Liburan di Tanjung Aan Makin Asyik
Bawa sunblock yang bagus, topi, dan air minum sendiri. Cuacanya panas, apalagi siang hari. Kalau dateng bareng temen atau pasangan, coba sewa motor dari Kuta Lombok — lebih fleksibel daripada ikut tour. Hindari musim hujan kalau nggak mau ombak besar dan air keruh.
Jangan lupa coba makanan lokal di warung sekitar. Ikan bakar atau sate seafood-nya fresh banget. Rasanya beda kalau lagi makan sambil liat ombak dan bukit hijau di belakang.
Tanjung Aan bukan pantai yang cuma sekadar indah di foto. Di sini kamu bisa beneran slow down, lepas penat, dan ngerasain Lombok yang masih asli. Kalau lagi di Kuta Lombok, jangan cuma lewat doang — mampir, rebahan, dan bikin kenangan. Pantai ini bikin aku selalu pengen balik lagi setiap kali ke Lombok.
Siapa tahu besok kamu yang foto di Bukit Merese sambil bilang, “Ini beneran Indonesia ya?”
Artikel Terkait
Wae Rebo: Desa Kerucut di Atas Awan Flores yang Bikin Betah
08 Mei 2026
Bekasi Healing Murah: Situ Cibeureum & Spot Alam Kabupaten yang Bikin Betah
08 Mei 2026
Bekasi Foodie Hunt: Kuliner Hits di Summarecon & Pakuwon Mall
08 Mei 2026
Jiwa Jawa yang Masih Hidup di Tengah Kota
07 Mei 2026