Lebaran Kurang Berapa Hari Lagi? Simak Prediksi Idulfitri 1447 H Menurut BMKG dan Muhammadiyah
Lebaran 2026 kurang berapa hari lagi? Cek prediksi Idulfitri 1447 H menurut pemerintah & Muhammadiyah. Simak sisa hari puasa dan jadwal cuti bersama di sini!
JAKARTA – Memasuki pekan kedua bulan Ramadan, pertanyaan "Lebaran kurang berapa hari lagi?" mulai ramai diperbincangkan masyarakat. Pertanyaan ini bukan sekadar hitung mundur, melainkan terkait erat dengan persiapan mudik Lebaran 2026, pemesanan tiket transportasi, hingga penetapan cuti bersama oleh pemerintah.
Berdasarkan kalender Hijriah yang berjalan, Idulfitri 1447 Hijriah diprediksi akan jatuh pada akhir Maret 2026. Namun, tanggal pastinya masih menunggu hasil Sidang Isbat.
Hitung Mundur: Berapa Hari Lagi Menuju 1 Syawal?
Per hari ini, Kamis, 5 Maret 2026, umat Muslim di Indonesia sedang menjalani ibadah puasa hari ke-15 (bagi yang memulai 1 Ramadan pada 19 Februari).
Jika merujuk pada kalender masehi, berikut adalah estimasi sisa hari menuju Lebaran:
- Jika Ramadan berlangsung 29 hari: Lebaran jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. (Sisa 15 hari lagi).
- Jika Ramadan berlangsung 30 hari: Lebaran jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. (Sisa 16 hari lagi).
Analisis Data: Prediksi Pemerintah vs Muhammadiyah
Negara tercinta Indonesia, penentuan awal bulan Syawal biasanya dilakukan melalui dua metode utama: Hisab Hakiki Wujudul Hilal dan Rukyatul Hilal.
1. Prediksi Berdasarkan Kalender Pemerintah (SKB 3 Menteri)
Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, pemerintah telah memplot hari libur Idulfitri pada tanggal 20-21 Maret 2026. Meskipun demikian, secara resmi Kementerian Agama tetap akan menggelar Sidang Isbat pada tanggal 29 Ramadan (Kamis malam, 19 Maret 2026) untuk memantau posisi hilal secara langsung.
2. Prediksi Muhammadiyah
PP Muhammadiyah biasanya menetapkan tanggal jauh-jauh hari menggunakan metode Hisab. Berdasarkan perhitungan astronomis, kemungkinan besar tidak akan ada perbedaan awal Syawal tahun ini, sehingga warga Muhammadiyah juga diprediksi merayakan Idulfitri pada Jumat, 20 Maret 2026.
Data Astronomis: Posisi Hilal pada 19 Maret 2026
Berdasarkan data astronomi, pada hari Kamis malam (29 Ramadan), posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diprediksi sudah memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu:
- Ketinggian hilal minimal 3 derajat.
- Sudut elongasi minimal 6,4 derajat.
Catatan: Jika posisi hilal sudah memenuhi kriteria ini saat matahari terbenam pada 19 Maret, maka keesokan harinya dipastikan sudah memasuki tanggal 1 Syawal 1447 H.
Persiapan Menjelang Hari Raya
Sambil menghitung hari, pastikan Anda memperhatikan beberapa hal berikut:
- Zakat Fitrah: Mengingat sudah memasuki pertengahan Ramadan, umat Muslim sudah diperbolehkan mulai menunaikan zakat fitrah melalui lembaga amil zakat resmi.
- Kesehatan Fisik: Pekan terakhir Ramadan biasanya menjadi masa yang melelahkan karena persiapan mudik. Jaga pola makan saat berbuka dan sahur.
- Keamanan Rumah: Bagi yang mudik, pastikan instalasi listrik dan gas dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
Artikel Terkait
Kalender Ramadan 1447 H, Selasa 10 Maret 2026 Jatuh pada Puasa Keberapa?
09 Mar 2026
Menghitung Hari Menuju Lebaran, Idul Fitri 2026 Jatuh pada Tahun 1447 Hijriah
09 Mar 2026
Jadwal Imsak & Buka Puasa Jumat 6 Maret 2026 (16/17 Ramadan 1447 H)
05 Mar 2026
Jadwal Imsakiyah & Buka Puasa Kamis 5 Maret 2026 untuk Berbagai Kota di Indonesia
04 Mar 2026