kuliner

1/15 Coffee: Pionir Specialty yang Masih Tetap Juara

Urban Indonesia | | 3 mnt baca
Bagikan:
1/15 Coffee: Pionir Specialty yang Masih Tetap Juara

Kalau lagi bahas sejarah kopi enak di Jakarta, nama 1/15 Coffee hampir selalu muncul. Sebagai salah satu pionir third-wave coffee, tempat ini udah bel...

Kalau lagi bahas sejarah kopi enak di Jakarta, nama 1/15 Coffee hampir selalu muncul. Sebagai salah satu pionir third-wave coffee, tempat ini udah belasan tahun nemenin anak Jakarta yang haus kafein berkualitas. Konsistensinya yang gila bikin dia nggak pernah kehilangan penggemar, meski kompetitor makin banyak.

Hari ini gue mau bedah lebih dalam kenapa 1/15 Coffee masih jadi salah satu favorit. Dari kopinya yang solid, makanannya yang enak, sampai vibes yang bikin betah berlama-lama.

Sejarah Singkat yang Bikin Bangga

1/15 Coffee mulai merintis sejak awal 2010-an, waktu Jakarta baru mulai nge-tren sama kopi spesial. Mereka termasuk yang paling awal serius ngangkat single origin lokal dan teknik brewing yang beneran. Bukan cuma ikut-ikutan, tapi emang punya passion tinggi soal kopi.

Sampai sekarang, komitmen itu masih terjaga. Barista mereka biasanya jago jelasin profil rasa tiap biji. Gue suka banget dateng ke sini pas lagi butuh kopi yang bener-bener enak tanpa drama. Rasanya klasik tapi fresh, nggak gampang bosen.

Lokasi & Suasana yang Berbeda-beda

Menteng di Jl. Dr. Kusuma Atmaja No.79 jadi cabang yang paling ikonik. Suasananya lebih intimate, cocok buat yang suka feel homey di tengah kota. Interiornya campur klasik-modern, kursi nyaman, dan cahayanya pas buat kerja atau baca buku.

Gandaria di Jl. Gandaria I No.63 punya area yang lebih lega, sering dipake buat brunch weekend. Ada juga cabang Kemang yang cozy dan pet-friendly. Semuanya buka dari jam 7 pagi sampai 9 malam, perfect buat morning ritual atau sore santai.

Menurut gue, tiap cabang punya karakter sendiri, tapi DNA-nya sama: tempat yang bikin lo betah. WiFi stabil, colokan cukup, dan staff ramah tanpa berlebihan.

Menu Kopi yang Selalu Konsisten

Ini yang bikin 1/15 beda. Espresso based-nya selalu balance, nggak asam norak atau bitter berat. Coba aja Flat White atau Long Black mereka, dijamin puas. Single origin filter juga recommended kalau lo mau ngerasain karakter biji lebih dalam.

Harga kopi di sini mulai Rp50.000 – Rp75.000-an, tergantung menu. Worth it sih, karena porsinya pas dan kualitasnya top. Gue personally suka cold brew-nya yang refreshing, apalagi pas cuaca Jakarta lagi panas banget.

Selain kopi, mereka punya menu makanan yang solid. Avocado toast, eggs benedict, sama churros-nya sering jadi incaran. Brunch menu-nya recommended banget, kombinasi kopi + makanan berat bikin seharian full energi.

Kenapa Masih Banyak yang Balik Lagi?

Karena di sini nggak cuma soal kopi, tapi juga soal experience. Lo bisa dateng sendirian buat me-time, atau bareng temen buat ngobrol panjang. Nggak pretensius, tapi tetep berkelas. Cocok buat anak muda yang udah mulai appreciate kopi beneran.

Banyak yang bilang 1/15 ini “old but gold”. Di tengah banjirnya cafe kekinian yang kadang cuma bagus di foto doang, tempat ini konsisten deliver dari segi rasa dan pelayanan. Itu yang bikin gue respect.

Tips Ngopi di 1/15 Coffee

  • Dateng pagi hari (sekitar 8-10) biar dapet tempat nyaman dan nggak crowded.
  • Coba tasting flight kalau lagi pengen eksplor beberapa jenis kopi sekaligus.
  • Kalau laper, jangan lewatin brunch set mereka. Avocado toast + latte combo-nya juara.
  • Parkir agak susah di jam ramai, mending naik Grab atau Gojek.

Penutup

1/15 Coffee bukan cuma cafe biasa. Ini tempat yang punya cerita panjang di scene kopi Jakarta dan masih terus relevan sampai sekarang. Kalau lo lagi cari spot ngopi yang kopinya enak, makanannya reliable, dan suasananya nyaman buat lama-lama, langsung aja coba salah satu cabangnya.

Gue jamin, setelah sekali dateng, kemungkinan besar lo bakal balik lagi. Selamat ngopi, bro!